Detail Cantuman Kembali
perhitungan damage stability kapal perintis tipe 1200 GT
Setiap kapal dapat mengalami kerusakan pada lambung yang disebabkan beberapa faktor antara lain tabrakan, kandas atau terjadi ledakan. Demikian pula kapal perintis yang sangat rentan terhadap terjadinya kebocoran. Kondisi stabilitas kapal saat terjadi kebocoran pada satu atau beberapa kompartemen disebut damage stability. Untuk mengetahui stabilitas bocor dan peluang kapal tenggelam, analisa dilakukan melalui perhitungan damage stability dengan metode pendekatan probabilistik dengan parameter aturan mengenai konsep probabilitas sesuai ketentuan SOLAS (Safety of Life at Sea) 2014 Chapter II-1 tentang perhitungan indek subdivision R (required subdivision index) dan A (atttained subdivision index) yang mana nilai indek A harus lebih besar atau sama dengan nilai indek R (A ≥ R). Nilai indek R dipengaruhi oleh jumlah penumpang kapal, sedangkan nilai indek A dipengaruhi oleh faktor pi dan si. Aturan ini diaplikasikan untuk kapal perintis berukuran tipe 1200 GT yang umum digunakan pada pelayaran antar pulau di Indonesia. Hasil perhitungan dari kapal tipe 1200 GT desain awal (existing) menghasilkan indek A sebesar 0,337 dan indek R sebesar 0,716. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa nilai damage stability kapal tidak memenui aturan SOLAS, sehingga desain kapal perintis 1200 GT harus dimodifikasi dengan melakukan penambahan sekat. Setelah dilakukan modifikasi penambahan sekat melintang didapatkan hasil nilai indek A sebesar 0,635 dan indek R sebesar 0,716. Dari kedua desain tersebut nilai indek A < R, Maka Persyaratan damage stability tidak terpenuhi.
621.18.16 Ang p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2018
Surabaya
xi, 62 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







